Dalam tata bahasa Arab, terdapat beberapa gaya bahasa (uslub) untuk mengungkapkan pujian (المدح) dan celaan (الذم). Selain نِعْمَ (sebaik-baik) dan بِئْسَ (seburuk-buruk), ada gaya bahasa lain yang lebih ringkas dan baku, yaitu menggunakan حبّذا (habba−dza) untuk pujian dan لا حبّذا (laahabba−dza) untuk celaan.
Secara harfiah, حبّذا dapat diartikan sebagai "alangkah baiknya" atau "sungguh hebat," sementara لا حبّذا berarti "alangkah buruknya."
Struktur حبّذا terdiri dari dua bagian utama:
Gabungan حبّذا ini berfungsi sebagai khabar muqaddam (predikat yang didahulukan). Sementara itu, kata atau hal yang dipuji disebut al-makhshus bil madh dan berkedudukan sebagai mubtada' mu'akkhar (subjek yang diakhirkan).
Artinya: "Alangkah baiknya kejujuran itu."
Untuk celaan, strukturnya sama persis, hanya ditambahkan partikel negasi لا (laa) di awal.
(Laahabbadzaal−kadzibu)
Artinya: "Alangkah buruknya kebohongan itu."
Satu keunikan utama dari uslub ini adalah sifatnya yang baku dan tidak berubah. Berbeda dengan uslub lain, komponen ذا (dza) dalam حبّذا tidak berubah bentuknya meskipun hal yang dipuji atau dicela berbeda jenis kelamin (maskulin/feminin) maupun jumlahnya (tunggal, dual, atau jamak).
Perhatikan contoh berikut:
Ketidakberubahan ini disebabkan karena ungkapan حبّذا telah mengalir dan digunakan layaknya sebuah peribahasa (جرى مجرى المثل), dan peribahasa dalam bahasa Arab cenderung tidak diubah-ubah bentuknya.
Mari kita analisis contoh yang lebih kompleks: حبّذا رجلًا زيدٌ (Alangkah baiknya Zaid sebagai seorang lelaki).
Terkadang, kata kerja حبَّ (habba) digunakan tanpa ذا (dza). Dalam kasus ini, hal yang dipuji menjadi fa'il (subjek) secara langsung.
Dalam bentuk tanpa ذا (dza) ini, huruf ح (ha′) pada حب bisa juga berharakat dhammah menjadi حُبَّ (hubba).
Uslub حبّذا dan لا حبّذا adalah cara yang elegan, ringkas, dan kuat untuk menyampaikan pujian atau celaan dalam bahasa Arab. Strukturnya yang baku (حبَّ + ذا) membuatnya lebih mudah digunakan dibandingkan uslub lainnya karena subjeknya (ذا) tidak perlu disesuaikan dengan gender atau jumlah dari hal yang dipuji atau dicela.